Dilarang Refueling Saat Unit Bermuatan
Aktivitas refueling merupakan pekerjaan berisiko tinggi yang harus dilakukan dalam kondisi aman dan terkendali. Salah satu tindakan yang dilarang dalam operasional tambang adalah melakukan pengisian bahan bakar saat unit masih membawa muatan. Praktik ini dapat meningkatkan potensi kecelakaan yang membahayakan fuelman, operator, maupun pekerja di sekitar area kerja.
Saat unit dalam kondisi bermuatan, beban tambahan pada kendaraan menyebabkan tekanan pada komponen, termasuk ban, menjadi lebih tinggi. Kondisi ini meningkatkan risiko kegagalan ban atau bahkan ledakan ban yang dapat menimbulkan cedera serius hingga fatal di area refueling.
Selain itu, material yang dibawa unit seperti tanah atau batubara berpotensi jatuh atau tumpah saat proses pengisian bahan bakar berlangsung. Material yang jatuh dapat mengenai fuelman, merusak peralatan refueling, serta mengganggu kelancaran pekerjaan.
Untuk menjaga keselamatan selama proses pengisian bahan bakar:
✅ Pastikan unit dalam kondisi kosong sebelum melakukan refueling.
✅ Parkir unit pada area refueling yang telah ditentukan.
✅ Aktifkan rem parkir dan pastikan unit dalam kondisi aman.
✅ Ikuti prosedur refueling yang berlaku dan gunakan APD lengkap.
✅ Pastikan area sekitar aman dari aktivitas yang berpotensi menimbulkan bahaya.
Hindari tindakan berikut:
❌ Melakukan refueling saat unit masih bermuatan.
❌ Mengabaikan prosedur pengisian bahan bakar yang telah ditetapkan.
❌ Berada di area rawan jatuhan material saat proses refueling.
❌ Melakukan pekerjaan lain yang dapat mengganggu fokus selama refueling.
Keselamatan dimulai dari kepatuhan terhadap prosedur. Pastikan unit tidak bermuatan sebelum refueling untuk mencegah risiko cedera, kerusakan alat, dan kecelakaan fatal.