Disiplin Saat Refueling untuk Mencegah Tumpahan, Kebakaran, dan Kerusakan Peralatan
Kegiatan pengisian bahan bakar (refueling) merupakan aktivitas rutin yang memiliki potensi risiko tinggi apabila tidak dilakukan sesuai prosedur. Kurangnya pengawasan selama pengisian dapat menyebabkan tumpahan bahan bakar, pencemaran lingkungan, hingga risiko kebakaran yang dapat membahayakan pekerja maupun aset perusahaan.
Setiap operator dan petugas pengisian wajib memberikan perhatian penuh selama proses refueling. Nozzle pengisian tidak boleh ditinggalkan tanpa pengawasan, karena kondisi tangki dapat berubah sewaktu-waktu dan berpotensi menyebabkan bahan bakar meluap. Selain itu, pengisian harus dihentikan sebelum tangki penuh (overfill) untuk memberikan ruang ekspansi akibat perubahan suhu.
Tumpahan bahan bakar sekecil apa pun harus segera ditangani sesuai prosedur yang berlaku. Selain menimbulkan risiko terpeleset (slip hazard), tumpahan juga dapat menjadi sumber pencemaran lingkungan dan meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.
Kepatuhan terhadap prosedur pengisian bahan bakar merupakan bagian penting dari budaya keselamatan kerja. Fokus, disiplin, dan kewaspadaan selama proses refueling dapat mencegah insiden serta memastikan aktivitas operasional berjalan aman dan efisien.