Gizi Seimbang, Energi Cukup, Kerja Kuat
Putra Perkasa Abadi Jobsite Borneo Indobara — Bekerja di sektor pertambangan yang sarat akan aktivitas fisik dan paparan lingkungan ekstrem mengharuskan para pekerja untuk memperhatikan asupan gizinya secara serius. Untuk dapat bekerja dengan optimal, rata-rata seorang pekerja tambang membutuhkan asupan energi berkisar antara 2.150 hingga 2.650 kilokalori (kkal) per hari. Angka ini merupakan bahan bakar utama bagi tubuh untuk mencegah kelelahan kronis dan menjaga sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.
Untuk memenuhi kebutuhan kalori harian yang tinggi tersebut, pembagian porsi asupan makanan memegang peranan yang sangat penting. Para pekerja dianjurkan untuk membagi asupan makronutrisi harian dengan proporsi: 60% Karbohidrat (seperti nasi, kentang, jagung, atau gandum) sebagai pasokan energi utama; 25% Lemak sebagai cadangan kalori tambahan dan pelarut vitamin; serta 15% Protein (baik hewani seperti ikan, daging, telur, maupun nabati seperti tempe dan tahu) yang berfungsi penting untuk pemulihan dan perbaikan sel-sel otot yang rusak pasca bekerja.
Tantangan terbesarnya adalah mengubah kebiasaan lama di mana kita sering kali makan hanya sekadar untuk merasa kenyang. Mengonsumsi makanan dalam porsi besar namun hanya berisi karbohidrat tanpa lauk-pauk bergizi tidak akan memberikan stamina yang tahan lama. Pekerja tambang modern harus cerdas mengatur pola makannya. Pastikan makan secara teratur, porsi mencukupi, menu yang bervariasi setiap harinya (termasuk sayur dan buah), serta dibarengi dengan minum air putih yang memadai.