Jumat Berkah

Ketenangan Mental: Menahan Amarah demi Keselamatan Bersama

DH
DYMAS HERRNAWAN
21 Agustus 2026 17 Dilihat

Beraktivitas di area pertambangan dengan sistem kerja 13 hari kerja dan 1 hari libur menuntut ketahanan yang komprehensif, tidak hanya dari segi fisik, tetapi juga kestabilan mental dan emosional. Tekanan target produksi, cuaca yang tidak menentu, debu yang tebal, hingga interaksi yang intens dengan alat berat sering kali memicu rasa lelah yang berujung pada mudahnya kita terpancing emosi. Padahal, emosi yang tidak terkendali di lapangan sangat berpotensi memicu tindakan tidak aman (unsafe action), seperti memacu unit melebihi batas kecepatan di jalan hauling (overspeed), bertindak agresif, atau mengabaikan Prosedur Operasional Standar (SOP).


Terkait dengan pengelolaan emosi, Rasulullah ﷺ telah memberikan panduan yang sangat mulia dan tegas mengenai arti kekuatan sejati seorang manusia:


لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرْعَةِ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ


Artinya: "Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang yang kuat adalah orang yang mampu menahan dirinya ketika marah."

Sumber: Hadis Shahih, riwayat Bukhari nomor 6114 dan Muslim nomor 2609.


Makna dari hadis shahih ini dalam kacamata Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangatlah mendalam. Kepiawaian atau keahlian teknis seseorang dalam mengoperasikan alat berat belumlah sempurna jika ia tidak mampu mengontrol emosinya. Seorang pekerja profesional yang andal bukanlah mereka yang berani mengambil risiko dengan ceroboh saat sedang tersulut amarah, melainkan mereka yang mampu tetap tenang, berpikir jernih, dan konsisten bertindak sesuai standar keselamatan, bagaimanapun kondisi tekanan yang sedang dihadapinya.


Mari jadikan momen hari Jumat yang penuh keberkahan ini sebagai pengingat untuk terus melatih kesabaran. Kelola tingkat stres dengan baik, berkomunikasilah dengan santun dan jelas saat menggunakan radio komunikasi, dan jangan pernah mengambil keputusan operasional yang kritis saat suasana hati sedang memburuk. Kesabaran dan ketenangan mental yang kita jaga adalah tameng utama yang akan memastikan kita dan seluruh rekan kerja dapat menyelesaikan pekerjaan dengan aman, serta kelak pulang menemui keluarga tercinta tanpa kurang suatu apa pun.

Butuh Bantuan? Chat dengan Admin SHERA