Prinsip Ihsan dalam Bekerja: Profesionalisme dan Keselamatan adalah Kesatuan
Dalam setiap aktivitas operasional di area pertambangan, pemenuhan target produksi sering kali menjadi fokus utama. Namun, ada satu nilai fundamental yang tidak boleh dikesampingkan demi mengejar kecepatan semata, yaitu kualitas dan keselamatan dari pekerjaan itu sendiri. Dalam ajaran Islam, bekerja dengan memberikan kualitas terbaik, cermat, dan sesuai dengan aturan yang berlaku dikenal dengan istilah ihsan. Ihsan bukan hanya berlaku dalam ibadah spiritual, melainkan juga dalam setiap aspek kehidupan, termasuk saat kita mengoperasikan alat berat atau melakukan perawatan unit di bengkel (workshop).
Terkait dengan kewajiban berbuat ihsan, Rasulullah ﷺ bersabda dalam sebuah hadis shahih:
إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ
Artinya: "Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan (kebaikan/profesionalisme) dalam segala hal."
Sumber: Hadis Shahih, riwayat Muslim nomor 1955.
Makna dari hadis ini sangat relevan untuk kita terapkan dalam disiplin Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Berbuat ihsan dalam konteks operasional berarti kita tidak bekerja secara asal-asalan atau sekadar menggugurkan kewajiban. Seorang pekerja yang menerapkan ihsan akan selalu memastikan bahwa dirinya telah melakukan inspeksi harian kelayakan alat (P2H) dengan sangat teliti, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap tanpa harus diawasi, dan mematuhi Prosedur Operasional Standar (SOP) dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi. Ia menyadari bahwa tindakan mengambil jalan pintas (shortcut) untuk mempercepat penyelesaian tugas adalah perbuatan yang sangat bertentangan dengan prinsip ihsan, karena hal tersebut berpotensi mendatangkan bahaya dan kerugian fatal.
Di hari Jumat yang penuh keberkahan ini, mari kita tingkatkan kualitas kerja kita melalui penerapan prinsip ihsan. Jadikan setiap langkah, setiap manuver alat berat, dan setiap keputusan operasional yang kita ambil berlandaskan pada profesionalisme dan kesadaran penuh akan keselamatan. Dengan bekerja secara ihsan, kita tidak hanya menjaga produktivitas dan menjaga unit aset perusahaan, tetapi juga melindungi nyawa dan keselamatan bersama agar seluruh pekerja dapat pulang menemui keluarga tercinta di rumah dalam keadaan sehat, utuh, dan selamat.