Tips 'Cerdik' Mengurangi Natrium Untuk Menjaga Produktivitas Pekerja
Menjaga kesehatan jantung dan ginjal sejatinya dimulai dari hal-hal kecil di meja makan kita setiap hari. Mengubah kebiasaan makan memang tidak instan, namun dengan strategi yang tepat, kita bisa menurunkan risiko hipertensi secara bertahap.
Berikut adalah 6 Tips 'Cerdik' untuk mengurangi asupan natrium sehari-hari:
1. Kurangi Makanan Asin Bertahap: Biasakan lidah Anda untuk menoleransi rasa yang tidak terlalu asin. Indra pengecap kita akan beradaptasi seiring berjalannya waktu jika kita konsisten mengurangi takaran garam.
2. Batasi Makanan Olahan: Pilihlah bahan makanan segar dari alam (seperti sayur segar, daging mentah segar, dan buah) jauh lebih sering dibandingkan membeli makanan yang sudah diawetkan di dalam kaleng atau kemasan.
3. Selalu Baca Label Kemasan: Jadikan kegiatan membaca kolom informasi nilai gizi (nutrition facts) sebagai kebiasaan wajib sebelum memasukkan barang ke keranjang belanja.
4. Jangan Selalu Menambahkan Garam: Hentikan kebiasaan otomatis menaburkan garam, menyiram kecap, atau menambahkan saus sebelum Anda mencicipi rasa asli makanan tersebut.
5. Gunakan Bumbu Alami: Tingkatkan cita rasa makanan tanpa natrium dengan memanfaatkan kekayaan rempah alami seperti bawang merah/putih, perasan jeruk nipis, lada, jahe, kunyit, dan rempah daun lainnya.
6. Cek Tekanan Darah Secara Rutin: Mengetahui angka tekanan darah secara berkala akan sangat membantu kita mengambil tindakan korektif lebih awal sebelum penyakit bertambah parah.
Pesan penting bagi seluruh pekerja: Tekanan darah yang terkontrol akan membantu kita tetap sehat, fokus, dan sangat produktif saat mengoperasikan unit maupun menyelesaikan tugas lapangan. Jangan pernah menganggap konsumsi makanan asin sebagai hal yang sepele. Kurangi natrium hari ini, lindungi jantung dan ginjal Anda untuk hari esok!
Departemen SHE
PT Putra Perkasa Abadi Site Borneo Indobara