SHEdukasi Lingkungan Kerja

Waspada Bahaya Longsor Timbunan (Stockpile): Kenali Pemicu dan Langkah Mitigasinya

DH
DYMAS HERRNAWAN
22 September 2026 22 Dilihat
Waspada Bahaya Longsor Timbunan (Stockpile): Kenali Pemicu dan Langkah Mitigasinya

Putra Perkasa Abadi Jobsite Borneo Indobara — Area operasional pertambangan senantiasa berdampingan dengan berbagai potensi bahaya yang memerlukan tingkat kewaspadaan tinggi, salah satunya adalah risiko longsor pada area timbunan material atau stockpile. Timbunan material yang tidak stabil memiliki potensi bahaya laten, di mana pergerakan atau kelongsoran dapat terjadi sewaktu-waktu secara tiba-tiba. Insiden semacam ini tidak hanya berisiko menimbulkan kerusakan fatal pada unit alat berat yang tengah beroperasi, tetapi yang paling utama, sangat membahayakan keselamatan jiwa para pahlawan tambang di sekitar area tersebut.


Guna mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan di area stockpile, setiap pekerja wajib memahami faktor-faktor pemicu ketidakstabilan timbunan. Terdapat beberapa penyebab utama yang kerap memicu terjadinya longsor, mulai dari desain kemiringan lereng yang terlampau curam, hingga kondisi material yang sudah jenuh oleh genangan air. Selain itu, paparan getaran berlebih dan terus-menerus dari aktivitas alat berat, sistem drainase yang tidak berfungsi optimal, serta kurangnya pengawasan rutin di area operasional juga menjadi faktor krusial yang dapat mempercepat terjadinya keruntuhan material.


Menghadapi tingginya potensi risiko tersebut, Departemen SHE kembali mengimbau seluruh pekerja untuk secara proaktif dan disiplin menerapkan langkah-langkah pencegahan. Berikut adalah panduan keselamatan mutlak yang wajib dipatuhi saat Anda beraktivitas di sekitar area stockpile:

  • Selalu perhatikan posisi kerja dan jaga jarak aman operasional dari area kaki lereng stockpile.
  • Lakukan pemantauan visual secara rutin terhadap tanda-tanda ketidakstabilan, seperti munculnya retakan, rembesan air yang tidak wajar, maupun perubahan bentuk (deformasi) pada timbunan.
  • Patuhi seluruh rambu peringatan, perhatikan batas barikade keselamatan, dan ikuti selalu instruksi dari pengawas lapangan.
  • Jangan mengambil risiko! Segera hentikan seluruh aktivitas pekerjaan apabila Anda menilai kondisi lingkungan kerja sudah tidak aman.


Keselamatan kerja adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen operasional di area tambang. Mari tingkatkan kepedulian dan kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekitar dengan mengenali setiap tanda bahaya sejak dini. Apabila Anda melihat atau menemukan kondisi stockpile yang mencurigakan dan berpotensi tidak stabil, segera jaga jarak aman dan laporkan temuan tersebut kepada pengawas terkait. Melalui kedisiplinan dan kepedulian bersama, kita wujudkan area operasional yang produktif, aman, dan terbebas dari insiden (zero accident).

Butuh Bantuan? Chat dengan Admin SHERA