SHEdukasi Kesehatan Kerja

Waspada Insomnia: Pahami Gejala, Penyebab, dan 7 Tips Tidur Nyenyak Demi Keselamatan Kerja

DH
DYMAS HERRNAWAN
20 Agustus 2026 26 Dilihat
Waspada Insomnia: Pahami Gejala, Penyebab, dan 7 Tips Tidur Nyenyak Demi Keselamatan Kerja

Keselamatan dan produktivitas di area kerja sangat bergantung pada kesiapan fisik dan mental setiap pekerja. Salah satu ancaman terbesar bagi pahlawan tambang adalah Insomnia. Melalui Health Campaign terbaru, Departemen SHE PT Putra Perkasa Abadi (PPA) jobsite Borneo Indobara (BIB) mengingatkan kembali tentang pentingnya kualitas tidur. Insomnia adalah kondisi ketika seseorang sulit memulai tidur, sering terbangun, atau bangun terlalu dini sehingga tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup. Kondisi ini tidak hanya membuat tubuh mengantuk, tetapi juga dapat memengaruhi konsentrasi, emosi, produktivitas, dan pada akhirnya membahayakan keselamatan kerja.


Kenali dan waspadai tanda-tanda insomnia berikut ini:

• Sulit tertidur meskipun tubuh sudah merasa lelah.

• Sering terbangun di tengah malam.

• Merasa tidak segar saat bangun tidur.

• Mengantuk dan merasa lelah di siang hari.

• Mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi.

• Mudah marah atau mengalami perubahan suasana hati (mood).


Terganggunya kualitas tidur ini tidak terjadi begitu saja, melainkan dipicu oleh tiga faktor utama:

1. Pikiran & Stres: Berasal dari beban pekerjaan, masalah pribadi, merasa cemas, atau terlalu banyak berpikir.

2. Kebiasaan: Terlalu lama bermain gadget, kebiasaan minum kopi atau teh menjelang tidur, jadwal tidur yang tidak teratur, hingga porsi tidur siang yang terlalu lama.

3. Lingkungan: Dipengaruhi oleh suara bising di sekitar kamar, cahaya lampu yang terlalu terang, serta suhu kamar yang tidak nyaman.


Untuk mengatasi permasalahan tersebut, terapkan 7 tips berikut agar tidur menjadi lebih nyenyak:

1. Tetapkan waktu tidur: Biasakan untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap harinya.

2. Kurangi gadget sebelum tidur: Berikan waktu bagi tubuh dan mata untuk rileks sebelum tidur.

3. Hindari kafein menjelang tidur: Batasi konsumsi kopi, teh, atau minuman berkafein terutama pada sore dan malam hari.

4. Ciptakan kamar yang nyaman: Pastikan kamar dalam kondisi tenang, gelap, dan memiliki suhu yang nyaman.

5. Jangan membawa pekerjaan ke tempat tidur: Gunakan waktu sebelum tidur murni untuk menenangkan pikiran.

6. Lakukan relaksasi: Coba lakukan teknik tarik napas dalam, stretching ringan, atau membaca buku.

7. Gunakan tempat tidur untuk tidur: Jika belum mengantuk, lakukan aktivitas santai terlebih dahulu dan kembalilah ke tempat tidur hanya ketika mulai mengantuk.


Manajemen menegaskan untuk jangan pernah menganggap sepele masalah tidur. Kurang tidur dapat menciptakan rantai bahaya: dimulai dari rasa lelah yang menyebabkan konsentrasi menurun, lalu reaksi tubuh yang melambat, hingga berujung pada meningkatnya risiko kesalahan dan kecelakaan kerja secara drastis. Ingat selalu slogan ini: Istirahat Cukup = Tubuh Bugar + Fokus Terjaga + Kerja Lebih Aman! Apabila gangguan tidur berlangsung secara terus-menerus atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, segera konsultasikan kondisi Anda dengan tenaga kesehatan.

Butuh Bantuan? Chat dengan Admin SHERA